suami selingkuh lagi

Suami Ketahuan Selingkuh, Bagaimana Istri Harus Bersikap?

 

Kalau suami Anda selingkuh, kami yakin Anda pasti patah hati, shock dan menolak alias tidak ingin meyakini bahwa perselingkuhan suami itu benar-benar ada.

Bagaimana tidak, Anda begitu meyakini bahwa hubungan rumah tangga ini benar-benar tulus dan kalian akan mampu melewati beragam rintangan bersama.

Tapi kenyataannya tidak. Suami Anda sudah mengkhianati perasaan dan fisik Anda. Anda kemudian menjadi sulit tidur, makan tidak berselera, tidak fokus melakukan hal apapun dan ini sangat menggangu Anda. bahkan banyak klien kami merasa hampir gila dengan masalah ini.

Nah, sekarang apa yang harus Anda lakukan jika suami ketahuan selingkuh? Apakah anda harus mendatangi selingkuhannya, kemudian melabraknya? Apakah itu adalah solusi yang elegan dan bisa segera menyelesaikan masalah?

Jawabannya adalah tidak.

Dewi cinta, siapapun Anda. apakah itu seorang wanita karir maupun ibu rumah tangga, saat Anda mendapati suami selingkuh, maka Anda tidak boleh melabrak selingkuhannya.

Alasannya, Anda buang waktu. Karena yang bersalah dalam masalah ini bukan PELAKOR itu! melainkan Anda dan suami. Siapa yang berkomitmen, siapa yang saling mengikat janji setia di hari pernikahan? Anda dan suami, bukan?

Oleh sebab itu, jika terjadi kebobrokan dalam rumah tangga Anda, yang salah itu bukan orang ketiga. Karena dia hadir setelah Anda mengikat janji. Yang merusak dan mengkhianati janji itu adalah Anda dan suami.

Ingat! Ketika Anda mendapati suami selingkuh, jangan sekali-kali melabrak pelakor itu. Tapi, introspeksi diri. Ambil waktu sendiri untuk berpikir. Tenangkan diri Anda, karena saat Anda shock, emosi memuncak, maka Anda akan sulit mendapatkan solusi yang tepat.

Suami Selingkuh

Jadi, tenangkan diri Anda, kemudian introspeksi agar Anda lebih siap untuk mengambil langkah yang tepat.

Selanjutnya, Anda putuskan. Mau tetap bersama atau ingin pisah. Karena yang namanya rumah tangga, kalau sekali diselingkuhi biasanya sedikit sulit untuk kembali menumbuhkan rasa percaya itu.

Jadi, saat ingin ambil keputusan ini, coba dibayangkan dulu masa-masa saat masih bersama dulu. Kalau ada perasaan sedih biasanya rasa ingin kembali itu masih kuat. Kalau ada rasa marah dan benci, itu lebih baik berpisah saja.

Karena tidak mungkin Anda melanjutkan pernikahan atas dasar rasa benci dan marah. Kasihan nanti, pasti akan berdampak pada anak-anak serta karir Anda dan pasangan.

Nah, untuk anda para wanita yang sedang mengalami masalah seperti ini, silahkan Anda bisa konsultasikan masalah Anda kepada kami untuk mendapatkan solusi yang tepat.

Untuk mendapatkan solusi tersebut, silahkan Anda bisa hubungi kami via WhatsApp di nomor 08111264401.