membandingkan-pasangan

INILAH BAHAYA MEMBANDING-BANDINGKAN PASANGAN DENGAN MANTAN

Pernah gak sih Anda dibanding-bandingkan dengan orang lain? Rasanya bagaimana, pasti sakit dan nyelekit kan?

Setiap orang itu punya latar belakang keluarga dan pendidikan yang berbeda-beda, juga memiliki kepribadian dan karakter yang berbeda-beda. Maka, pencapaian kita dengan orang lain jelas akan berbeda. Cara kita menyikapi suatu masalah pun akan berbeda.

Dan, tanpa kita sadari kita sendiri sering membandingkan suami atau istri kita dengan mantan kita. Hal yang kita bandingkan itu biasanya seputar fisik, kepintaran, caranya berkomunikasi dan perlakuan mereka kepada kita.

Sebenarnya, hobi membandingkan ini muncul karena kita merasa sangat nyaman dengan hal di masa lalu, sedangkan di masa sekarang kita belum merasakan atau mendapatkan kenyamanan tersebut.

Misalnya, mantan kita dulu orangnya rapi dan wangi banget. Sedangkan pasangan kita sekarang kurang mampu menjaga kerapian. Akhirnya, kita suka membandingkan hal tersebut. Kenapa sih kamu gak bisa wangi dan rapi, padahal dulu mantanku orangnya selalu berpenampilan rapi.

Atau mantan Anda dulu orangnya super perhatian dan selalu memberikan surprise meskipun tidak di tanggal spesial. Sedangkan, pasangan Anda yang sekarang, tanggal ulang tahun Anda saja dia tidak pernah ingat.

Lagi-lagi, Anda membandingkannya dengan mantan. kamu bisa gak sih perhatian dikit seperti mantan aku?

Bahkan yang lebih parah, sering saya temui pasangan yang hobi membandingkan dengan cara menyindir. Itu pasti nyelekit sekali.

Dewa dewi cinta, siapapun orangnya pasti tidak suka kalau dibanding-bandingkan. Apalagi jika kita dibandingkan dengan orang yang fisiknya lebih keren dari kita, dibandingkan dengan orang yang lebih sukses dari kita.

Mungkin niat Anda adalah memotivasi pasangan agar mereka melakukan hal yang Anda inginkan seperti yang dilakukan mantan kepada Anda. Tapi, hasilnya justru pertengkaran atau konflik yang akan Anda dapatkan.

Jika Anda ingin pasangan memiliki sikap dan perhatian seperti mantan Anda, maka komunikasikanlah dengan cara yang benar. Bukan dengan dibandingkan atau disindir-sindir.

Katakan saja, sayang aku suka deh kalau kamu ngasih perhatian kecil seperti ngucapin selamat pagi atau nanyain apa yang aku kerjakan seharian ini. besok dan seterusnya lakuin lagi ya.

Seperti itu akan jauh lebih enak didengar pasangan. Kalau Anda hanya menyindir dan membanding-bandingkan, akhirnya pasangan kita lama kelamaan justru akan merasa tertekan.

Jadi, berhati-hatilah dalam memperlakukan pasangan Anda kalau Anda masih ingin disayang dan tidak ditinggalkan.