ilmu pelet

Bagaimana Sejarah Asli Ilmu Pelet Hingga Bisa Membuat Seseorang Hilang Akal?

 

Ilmu pelet adalah usaha supranatural untuk menjerat dan menguasai makhluk hidup yang dilakukan melalui sebuah laku batin (tirakat) atau memanfaatkan benda-benda yang diyakini memiliki kekuatan batin.

Anda pasti sudah tak asing dengan istilah pelet karena memang ini merupakan ilmu warisan leluhur. Meski begitu, tiap daerah memiliki sebutan masing-masing untuk pelet.

Misalnya, di Jawa Tengah ia disebut pengasihan atau ilmu asihan. Di Sumatera, ia disebut pekasih. Di tanah Minang disebut pitunang sedangkan orang Batak menyebutnya dorma.

Masyarakat Kalimantan Barat mengenalnya dengan kundang. Di Kalimantan Timur disebut pitunduk.

Di era 90-an, ilmu pelet mulai dikenal masyarakat untuk memikat hati lawan jenis secara paksa. Hal ini disebabkan oleh paranormal yang mulai berani menunjukkan keahlian yang dimiliki melalui media massa.

ilmu pelet

Mereka memasang iklan secara besar-besaran di majalah Posmo dengan judul kontroversial. Bahkan berani memberikan jaminan keberhasilan untuk orang-orang yang ingin memanfaatkan pelet.

Paranormal ini pun tak segan memasang fotonya yang sedang menerima konsultasi atau melakukan ritual khusus seperti membakar kemenyan lengkap dengan uba rampe yang khas.

Karena kebiasaan ini, masyarakat kemudian mengkonotasikan ilmu pelet sebagai sesuatu yang negatif.

Baru mendengarnya saja pikiran kita melayang pada adegan wanita cantik yang tergila-gila pada sosok pria jelek dan miskin. Padahal, awalnya wanita tersebut menolak untuk dinikahi.

Umumnya, pelet dimanfaatkan oleh seseorang yang sudah merasa buntu dan tidak mampu memikat lawan jenis secara wajar.

Karena itu, mereka perlu melakukan lelaku khusus atau memanfaatkan sarana supranatural yang bisa membantu mempermudah hajatnya.

SEJARAH ILMU PELET

Banyak orang meyakini istilah pelet terinspirasi dari tokoh legenda Gunung Ceremai, Kuningan, Jawa Barat, yakni Nini Pelet.

Wanita ini dikenal memiliki ageman (pegangan) yang diajarkan oleh leluhurnya maupun didapatkan dari seorang guru di luar (trah) garis keturunannya.

Tak hanya pegangan, beliau juga dianggap sering melakoni laku batin dan memperdalam ilmu, khususnya bidang percintaan.

Dikisahkan, Nini Pelet merebut kitab “Mantra Asmara” yang diciptakan oleh tokoh sakti mandraguna, Ki Buyut Mangun Tapa.

Di dalam kitab itu terdapat mantra legendaris yang masih dipercaya masyarakat hingga saat ini untuk meluluhkan hati wanita, yakni mantra JARAN GOYANG.

Ki Buyut Manguntapa sendiri konon dimakamkan di Oesa Mangun Jaya, Blok Karang Jaya, Indramayu, Jawa Barat.

Diungkapkan oleh masyarakat sekitar, tiap tengah malam khususnya pada malam Jumat Kliwon dan Selasa Legi, dari dalam makam sering keluar harimau siluman. Hariman siluman ini dipercaya sebagai peliharaan Ki Buyut.

ILMU PELET LANGSUNG KENA

Kisah ini dipopulerkan oleh maestro tarling Cirebonan yang dipimpin oleh H. Abdul Adjib dan sangat melegenda di masyarakat.

Dikisahkan, ada seorang petani miskin asal Desa Jagapura, Gegesik, Cirebon bernama Baridin yang jatuh cinta pada seorang gadis cantik bernama Suratminah.

Gadis ini adalah putri tunggal seorang duda kaya bernama Bapak Dam. Meski kaya dan sangat memanjakan putrinya, Bapak Dam dikenal temperamental.

Saat Baridin dan ibunya datang melamar, mereka justru mendapat penghinaan dengan kata-kata kasar nan menyakitkan.

Karena tidak ikhlas ibunya dicaci maki, Baridin yang sakit hati kemudian bertekad untuk menguasai ilmu pelet jaran goyang.

Agar bisa menguasai ilmu pelet tersebut, Baridin diharuskan melakukan ngebleng (tanpa buka dan sahur) selama 40 hari 40 malam.

Dalam laku tirakat yang dijalankan itu, Baridin bersumpah akan membuat Suratminah datang dan mengemis cintanya.

Pada hari ke 40, tirakat Baridin benar-benar berhasil. Karena Suratminah mendatanginya yang sedang bekerja di tengah sawah.

Karena terlanjur sakit hati dengan penghinaan di masa lalu, Baridin pun menolak permohonan cinta Suratminah.

Hal ini membuat Suratminah kehilangan akal dan bersumpah di depannya bahwa ia bisa mati jika tak segera dikawini.

ilmu pelet

Bapak Dam yang melihat pemandangan itu menjadi gusar dan malu seolah harga dirinya diinjak-injak petani miskin.

Singkat cerita, Bapak Dam mendatangi dan menyeret Suratminah. Sayangnya, karena ulah sang bapak ini Suratminah terjatuh dan mati seketika.

Berdasarkan kisah Baridin dan pengalaman banyak paranormal dalam mempraktikkan ilmunya, efek pelet bisa bereaksi sangat kuat dalam waktu 40 hari.

Tapi, tak menutup kemungkinan kalau sebelum 40 hari target sudah tak mampu mengendalikan diri. Bahkan ada yang dalam waktu 7 hari sudah merasa tergila-gila dengan si pengirim pelet.

Hal ini tergantung dari vibrasi energi dari si pengirim dan tingkat kemauannnya dalam menguasai sebuah ilmu.

Terkadang, banyak orang ingin hasil luar biasa tapi malas melakukan tirakat atau menjauhi pantangan tertentu.

PELET DAN STIGMA NEGATIF MASYARAKAT

Kisah cinta Baridin dan Suratminah meninggalkan kesan buruk mengenai pelet. Kisah cinta yang mirip seperti mereka pun kini semakin banyak terdengar.

Seolah dengan sengaja dibesar-besarkan untuk merusak citra ilmu pelet dan paranormal yang mempraktikkannya.

Hingga akhirnya, banyak orang menyimpulkan pelet adalah ilmu hitam untuk memaksa orang lain agar jatuh cinta dengan kita.

Bahkan dilakukan dengan meminta bantuan jin dan setan atau memanfaatkan mantra-mantra yang terkesan menyekutukan Tuhan Yang Maha Esa.

Tak hanya itu, banyak orang tua zaman dulu melarang anaknya mempelajari pelet karena takut anaknya tersesat.

Mengumbar hawa nafsu tiap kali melihat lawan jenis yang ‘bening’ dan akan langsung dipelet.

Bahkan orang Jawa meyakini kalau pengamal pelet akan hidup melarat atau diistilahkan dengan “ora duwe awu sethakir”.

Keyakinan ini berkembang karena melihat nenek moyang mereka yang memiliki ngelmu pelet, tapi hidup miskin hingga akhir hayat.

Namun, berdasarkan pengamatan kami hal ini sangatlah tidak benar. Barangkali mereka terlalu mengumbar hawa nafsu, memanfaatkan pelet untuk menggaet banyak wanita.

Karena tidak memiliki KEMAMPUAN EMOSIONAL DAN FINANSIAL yang baik, akhirnya pengamal pelet ini bangkrut dan hidup miskin.

Dari kisah Baridin dan Suratminah pun, pelet tidak bisa disalahkan atau dianggap sebagai penyebab kematian Suratminah.

Kehilangan akal Suratminah bisa dihindari apabila Bapak Dam mampu mengontrol emosinya. Tidak temperamen dan meluapkan emosi berlebihan hingga menghina serta mencaci maki orang secara langsung.

Jika memang tidak suka dengan seseorang yang hendak melamar, alangkah baiknya kita menolak secara halus.

Dengan alasan yang wajar, tidak menyakiti dan tetap menghormatinya sebagai manusia yang punya hati.

Selanjutnya, yang ditolak pun tidak boleh lepas kendali. Harus introspeksi diri atau bermuhasabah, kemudian memperbaiki lakunya.

Dengan 2 hal ini, hal-hal buruk yang tidak diinginkan bisa dihindari.

PELET UNTUK KEBAIKAN, BISAKAH?

Padepokan Dewi Cinta selalu mewanti-wanti klien dan konsumen untuk memanfaatkan pelet dengan tepat.

Kami pun memberikan ajaran olah batin yang mana mampu membuat hati si pengamal condong pada kebaikan. Hatinya akan terasa berat, sesak dan ragu jika berniat menggunakan pelet untuk menyakiti orang.

Dalam dunia supranatural, ilmu pelet tidak boleh dianggap sebagai sumber malapetaka. Karena ianya hanyalah alat yang bersifat netral.

Layaknya pistol yang akan bermanfaat jika digunakan oleh aparat penegak hukum untuk menembak kriminal yang kabur.

ilmu pelet

Pistol pun bisa menjadi sumber kejahatan jika digunakan oleh perampok yang tidak bertanggung jawab.

Apabila ada korban perampokan yang mati karena tertembak, pistol tidak bisa disalahkan, diadili dan diberi hukuman.

Melainkan ‘orang yang menggunakan’ pistol itulah yang harus bertanggung jawab.

Oleh sebab itu, penting bagi Anda yang ingin mempelajari ilmu pelet untuk berguru pada orang yang tepat. Serta mengetahui prinsip pengamalan ilmu yang benar, sehingga bisa terhindar dari malapetaka di kemudian hari.

Dan pada kenyataannya ilmu pelet dalam kondisi tertentu di zaman sekarang banyak membantu rumah tangga dari kehancuran.

Misalnya, suami selingkuh karena tergoda wanita jalang. Sang istri yang masih ingin mempertahankan rumah tangganya, memanfaatkan ilmu pelet sebagai pelengkap usaha lahir agar cinta suaminya kembali.

Selain itu, pelet juga bisa membantu mencerahkan dan menyehatkan pancaran aura seseorang. Membuatnya memiliki aura wajah yang teduh, menenangkan dan melembutkan jiwa.

Hingga tiap orang yang melihat akan menaruh simpati dan mampu meredam emosinya.

Kisah ini diceritakan langsung oleh salah satu klien kami yang mengamalkan mantra ilmu pelet yang kami bagikan secara GRATIS melalui youtube.

Beliau berkisah bahwa dia tidak sengaja menabrak seorang pengendara sepeda motor di jalan raya.

Si pengendara ini marah dan mencaci maki dengan kata-kata kasar, kemudian meminta beliau turun dari mobil.

Sebelum turun dari mobil, klien kami membaca amalan khusus tadi dengan kesungguhan hati.

Saat membuka jendela, si pengendara motor seketika jadi terbengong-bengong hingga tersenyum ramah. Wajahnya yang merah padam jadi sejuk dan damai.

Bahkan saat polisi datang untuk meminta surat-surat kendaraan, orang yang ditabrak justru mengatakan ‘tidak ada masalah, semua baik-baik saja’.

Berikut adalah bacaan mantra yang beliau manfaatkan;

Bismillahir rahmanir rahiim.
Bis asih
Mil melu mulyane asih
Allah purbane asih
Arrahman kang gawe asih marang aku
Arrahiim kang paring asih si jabang bayine wong sak
buwono maring aku
Asih, asih, asih saking kersane Allah
La i1aha ilIallah Muhammad Rasulullah

Pelet tidak selalu berujung pada kejahatan dan kesesatan. Semua tergantung dari tujuan pengamal dan cara mengamalkannya.

Dari sini, kami berharap Anda bisa mengubah stigma negatif pelet dan menggantinya dengan nilai yang positif. Karena ianya hanyalah sarana batin yang melengkapi usaha lahir Anda.

Jika Anda ingin mendapat manfaat yang sama seperti klien kami agar mudah mendapat simpati serta disukai banyak orang, Anda bisa manfaatkan bacaan mantra ilmu pelet di atas. Namun, jika merasa kurang mantap bisa hubungi Customer Service kami Mbak Naya untuk meminta bantuan di nomor berikut +628111264401 (Tsel).